Kamis, 26 April 2018

mengambil nilai form select option dari database mysql dengan php

ada saatnya ketika membuat sebuah aplikasi kita membutuhkan nilai select option diambil dari database. bagi yang sudah hebat ini bukan lah apa apa tapi bagi kita yang pemula pada awalnya bingung bagaimana cara menampilkan select option dari database.

dalam contoh kalai ini, siapkan :

database dan tabel terserah nama database dan nama tabelnya apa nanti disesuaikan dengan koneksi databasenya. insert data ke tabel, boleh apa saja. saya membuat struktur tabelnya seperti ini

file koneksi ke database beri nama koneksi.php :


<?php

 $host = 'localhost';
 $user = 'root';
 $pass = '';
 $db   = 'master';
 $koneksi = mysqli_connect($host, $user, '', $db) or die(mysqli_error());

 ?>


dan sebuah form select option berinama index.php :


<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
 <title></title>
</head>
<body>

 <?php

  require_once 'koneksi.php';

  $query = "SELECT * FROM tmaster ORDER BY id DESC";

  $result = mysqli_query($koneksi, $query);

 ?>

 <form class="" action="index.html" method="post">

  <label for="">Pilihan : </label>

  <select>

   <?php while($data = mysqli_fetch_assoc($result) ){?>

    <option value="<?php echo $data['pilihan']; ?>"><?php echo $data['pilihan']; ?></option>

   <?php } ?>

  </select>

 </form>
</body>
</html>


jalankan di browser, hasilnya seperti ini :


data select option ini berasal dari database yang dibuat sebelumnya.
demikian catatan singkat ini. semoga bermanfaat

menonaktifkan eksekusi PHP pada folder upload

file PHP akan berjalan pada sebuah server jika web servernya diaktifkan. eksekusi file PHP bisa saja dinonaktifkan meski web servernya aktif dengan menggunakan htaccess.

saya membuat file index.php pada folder tes. dengan isi :

<?php

 echo "testing";

?>
hasilnya seperti ini



untuk menonaktifkan eksekusi file php tersebut buat file berekstensi htacces pada sebuah folder, isi dengan :

<Files *.php>

deny from all

</Files>


file php dijalankan kembali tidak akan berfungsi dan akan menghasilkan seperti ini :

file htaccess seperti ini bisa dibuat pada folder upload sebuah website atau aplikasi. hal ini untuk mencegah serangan hacker atau minimal sebagai security dasar.

kerja hacker biasanya ketika berhasil membobol password website mereka akan mengupload file PHP sebagai BACK DOOR atau PHP Shell. ketika file Bakcdoor berhasil diupload, file backdoor itu dijalankan dan bisa melakukan berbagai hal seperti mengupload file, mengedit file yang ada bahkan menghapus file index.

demikian catatan singkat ini semoga bermanfaat

membatasi akses isi folder dengan htaccess

folder yang berada disebuah server ketika diakses oleh user maka secara otomatis akan menampilkan file index.php atau file index.html. ketika file index.php atau index.html tidak ada dalam sebuah folder maka seluruh list isi folder akan terlihat dan bisa diakses oleh user.

untuk mengatasi hal ini bisa menggunakan file .htaccess. buat sebuah file tanpa nama dengan ekstensi htaccess. edit file tersebut dengan notepad atau text editor lainnya isi dengan 

Options -Indexes


simpan dan coba akses kembali folder seblumnya maka akan list isi folder tidak lagi kelihatan seperti ini : 


file htaccess ini bermanfaat ketika aplikasi atau website sudah online,
demikian semoga bermanfaat dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Minggu, 24 Desember 2017

cara cek versi laravel

1. Buka Windows Command Prompt dengan CTRL+R ketik CMD lalu enter
2. Pindah ke direktori Laravel di tempatkan misal :
    C:\Users\Asus>cd C:/xampp/htdocs/project-laravel
3. Setelah berada di direktori laravel ketik php artisan --v maka akan tampil versi laravelnya

4. Selesai

Semoga catatan ini bermanfaat

Rabu, 20 Desember 2017

cara install laravel di windows via composer


laravel adalah framework PHP baru yang populer dan powerfull menurut saya. saat ini saya sedang mempelajari framework laravel ini. menurut saya install laravel via composer adalah cara yang paling mudah. berikut ini langkah langkah instalasi laravel via composer

1. Install xampp download installernya disini, kemudian jalankan xampp



2. Install Git download installernya disini,
    setelah diinstall buka CMD, masuk ke folder htdocs dengan perintah : cd C:/xampp/htdocs
jalankan perintah C:\xampp\htdocs>git --version untuk melihat versi gitnya, jika belum ada berarti git belum terinstall.

3. Install Composer download installernya disini,
    setelah diinstall buka CMD masuk ke folder htdocs, ketik "composer" jika composer telah terinstall maka akan tampil seperti ini :


4. Setelah xampp, git dan composer terinstall, buka CMD ketik perintah :
    C:\xampp\htdocs>composer create-project --prefer-dist laravel/laravel nama-project 
buat nama project sesuai keinginan, tunggu proses instalasi selesai. setelah proses instalasi selesai buka folder htdocs cek nama folder sesuai nama project yang dibuat sudah ada atau belum, jika proses instalasi berhasil maka di folder htdocs sudah ada sebuah folder sesuai dengan nama project saat instalasi. selanjutnya buka di web browser : http://localhost/nama-project/public/

5. Instalasi laravel selesai, selanjutnya bisa membuat Aplikasi/Sistem sesuai kebutuhan.

demikian catatan singkat ini, semoga bermanfaat